Ustadz Yusuf Mansur Sindir PS Mojokerto Putra

Pada hari Rabu, 14 November 2018 kemarin, PS Mojokerto Putra berhasil memang atas Semen Padang melalui skor 3-1 pada babak 8 besar Liga 2 2018 di Stadion  Gelora Gajahmada Mojosari. Namun sayangnya, kemenangan atas PS Mojokerto Putra menimbulkan beberapa kejanggalan dan pertanyaan di benak pencinta sepakbola Indonesia.

Kritik Ustadz Yusuf Mansur

Sebagaimana diketahui bahwa wasit Mugiono yang berasal dari Kalimantan Timur ini telah memberikan hadiah penalti kepada PS Mojokerto Putra di babak pertama sebanyak dua kali. Pastinya Semen Padang merasa dirugikan atas keputusan wait Mugiono. Apabila ditotal, PS Mojokerto Putra telah mendapatkan penalti 13 kali sepanjang 11 laga tanding di babak penyisihan Wilayah Timur serta 3 laga kandang di babak 8 besar Liga 2 2018.

Akibat seringnya PS Mojokerto Putra mendapat penalti, Ustadz Yusuf Mansur sampai menyindir klub tersebut lewat akun Instagram pribadinya. Lewat akunnya, Ustadz Yusuf Mansur mengunggah foto PS Mojokerto Putra yang mengenakan jersey hitam-putih bermotif ala jas beserta tulisan sindiran. Sementara lewat caption, Ustadz Yusuf Mansur hanya menulis “Mojokerto FC”.

Lalu tulisan dalam foto tersebut berbunyi, “World Record satu-satunya tim Indonesia yang paling banyak mendapatkan penalti sebanyak 18 kali. Selamat bro,”

Sementara lewat puncak daftar top skor sementara Liga 2 2018, PS Mojokerto Putra mengirimkan wakilnya yakni Indra Setiawan. Adapun total gol judi bola yang diberikan Indra adalah sebanyak 27 gol dimana 13 gol di antaranya merupakan gol yang tercipta lewat titik putih.

Kejanggalan-Kejanggalan yang Terekam

Adapun kejanggalan-kejanggalan yang terekam melalui Indosport yakni saat kiper PS Mojokerto Putra Putut Wijiarto menendang kaki Riski Novriansyah di dalam kotak penalti namun tidak dianggap pelanggaran sebagaimana seharusnya. Kala itu, Putut sedang menerima operan dari kawan mainnya namun Putut tak mampu menahan dengan baik sehingga ketika Riski datang untuk menghalau, kakinya ditendang oleh Putut.

Kejanggalan selanjutnya adalah ketika petandingan sempat terhenti setelah adanya gesekan antara Haris Tuharea yang merupakan pemain PS Mojokerto Putra dengan pemain Semen Padang. Lalu, wasit langsung mengeluarkan kartu kuning untuk Haris Tuharea karena pada reka adegan terlihat jelas bagaimana Hadir mengganjar keras pemain Semen Padang dari belakang. Sayangnya, Haris tak terima akan hal itu dan ia pun murka.

Kejanggalan terakhir adalah tatkala kepemimpinan wasit menilai pemain Semen Padang melakukan hanball usai beradu dalam kotak penalti. Padahal terlihat jelas dalam reka adegan bagaimana bola hasil duel tersebut mengenai bahu pemain Semen Padang. Keputusan wasit pun dianggap sebagai keputusan yang sangat berat sebelah.

Hal-hal itulah yang membuat Ustadz Yusuf Mansur yang telah lama andil dalam sepakbola Indonesia menyindir permainan PS Mojokerto Putra. Pasalnya beberpa klub dari kasta berbeda dikabarkan memiliki hubungan dengan Ustadz Yusuf Mansur sebagaimana kita ketahui beliau merupakan salah satu tokoh agama yang dibanggakan Indonesia.

Kabar terakhir dari ustadz kondang ini adalah beliau menjabat sebagai Presiden Kehormatan Malang United, sebagaimana kita ketahui Malang United merupakan klub anyar di Liga 3 musim ini. Adapun Indra Sjafri yang juga merupakan Pelatih Timnas Indonesia U-19 rupanya didapuk oleh Malang United sebagai Direktur Akademi yang akan menangani berbagai pembinaan untuk pemain usia muda di Kota Malang.Jadi, tak aneh kalau Ustadz Yusuf Mansur menyindir PS Mojokerto Putra karena beliau cukup paham permainan sepakbola dan beliau juga terlihat menyayangkan ketidak-adilan yang terjadi.