Autopsi Selesai, Davide Astori Meninggal Karena Jantung

Dunia sepakbola Italia benar-benar terhenyak pada hari Minggu (4/3) kemarin. Pasalnya, salah satu pesepakbola mereka yakni Davide Astori ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kamar hotel di kota Udine. Astori yang berstatus sebagai kapten klub Fiorentina itu memang tengah menginap bersama klubnya karena Fiorentina dijadwalkan tanding Bola online melawan Udinese di Dacia Arena pada Minggu sore kemarin.

 

Kematian yang mengejutkan ini langsung membuat jenazah Astori dibawa petugas untuk dilakukan proses autopsi. Sempat diduga karena serangan jantung, terungkap akhirnya bahwa kematian mantan bek Cagliari dan AS Roma itu dipastikan karena gagal jantung. Media Football Italia menulis bahwa Astori meregang nyawa dengan alami di mana detak jantungnya melambat sebelum akhirnya berhenti dan Astori meninggal dunia.

 

Setelah penyebab kematian Astori dipastikan, kini jenazah pria kelahiran San Giovanni Bianco itu siap untuk disemayamkan. Jika sesuai jadwal, pemakaman Astori bakal dilangsungkan pada hari Kamis (8/3) esok di Basilica di kawasan Santa Croce, Florence. Sebagai seorang pemain sepakbola, Astori sudah melewatkan hari-harinya selama 17 tahun lamanya.

 

Astori muda memulai karier sepakbola di skuad junior AC Milan selamatujuh tahun sejak usia 14 tahun.Sempat berstatus sebagai pemain pinjaman ke Pizzighettone, Cremonese, AS Roma dan akhirnya mengakhiri usia di Fiorentina. Astori pernah mengecap pengalaman di timnas Italia sejak umur 17 tahun hingga 31 tahun.

 

Nomor Punggung Astori Dipensiunkan

 

Delapan tahun membela Cagliari dan dua tahun terakhir bersama Fiorentina, jelas membuat sosok Astori tak bisa dilupakan dengan mudah. Tak heran kalau akhirnya dua klub Italia itu memutuskan untuk mempensiunkan nomor punggung 13 milik Astori. Baik Cagliari dan Fiorentina ini memang sepakat melakukan hal itu agar sosok Astori abadi dalam perjalanan kedua klub.

 

Fiorentina sendiri memang tak bisa menutupi rasa kehilangan dan shock mendalam atas kematian Astori. Karena memang Astori meninggal dunia saat sedang tidur, beberapa jam jelang laga melawan Udinese. Tak butuh waktu lama, manajemen La Viola langsung memutuskan untuk mempensiunkan nomor punggung sang kapten yang kemudian diikuti oleh Cagliari. Melalui akun Twitter resmi mereka, Fiorentina dan Cagliari mengumumkan keputusan tersebut.

 

Bagi Fiorentina, Astori memang menjadi salah satu pilar penting dalam klub. Sementara Cagliari sendiri bisa menjadi kawah Candradimuka seorang Astori karena melalui klub yang kini berada di posisi ke-15 klasemen sementara Serie A Italia itulah, nama Astori dikenal sebagai salah satu bek tangguh yang pernah dimiliki Italia sehingga membuatnya masuk skuad timnas Italia.

 

Mengheningkan Cipta Untuk Astori

 

Kehilangan mendalam atas kematian mendadak Astori juga dirasakan hingga level benua Eropa. Bahkan UEFA sempat mengumumkan akan ada momen khusus untuk mengheningkan cipta sejenak di laga-laga Liga Champions dan pertandingan domestik Eropa untuk menghormati Astori. UEFA sendiri sebagai induk asosiasi sepakbola Eropa memang menyuarakan kepedihan atas meninggalnya Astori.

 

Namun di tengah kabar kematian Astori, sempat muncul rumor bahwa Fiorentina akan tetap memberlakukan kontrak baru yang seharusnya diteken mendiang Astori pada hari Senin (5/3) kemarin. Dikabarkan pula kalau Fiorentina akan tetap membayar seluruh gaji Astori dari kontrak baru itu kepada keluarga yang dia tinggalkan. Giovanni Malago selaku Presiden CONI Italia sampai ikut memastikan rumor ini. Hanya saja rupanya Fiorentina memilih untuk menghormati momen kehilangan Astori dan masih enggan angkat bicara soal rumor kontrak baru Astori.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *